Krisis energi, krisis ekonomi, krisis sosial,…!!
Itu yang kita rasakan,.. kita dengar dan banyak diomongin, ditulis dan diperdebatkan,..
Makanya sampe ku pasang banner kepedulian dan choin a chance walaupun belum ada aksi nyata sihh hehe
Ngapain sih kudu efisien,.. kudu berhemat?
Ada dua logika dalam untung / rugi, peningkatan atau penurunan revenue sebuah proses marketing yaitu:
Keuntungan karena selling yang banyak à sehingga laba diperoleh (ini yang sering kita pahami)
Keuntungan karena kita bisa ”efisien” dalam produksi dan distribusi, à jadi walaupun secara selling kita tidak mendapatkan keuntungan signifikan, atau stagnan kita tetap untung karena bisa menjual seperti periode sebelumnya dengan biaya produksi lebih murah.
Bingung ya?
Intinya penghematan,… sebuah perusahaan / keluarga harus bisa menghemat.
Sibuk mikirin penghematan , tanpa perencanaan matang sama saja dengan investasi sembarangan, berikut flowchartnya:

Mengapa perlu hal diatas? Agar kerja terstruktur dan terevaluasi. Konsep ini mengadopsi dari buku panduan ”efisiensi energi di hotel”
Sebuah upaya terstruktur di up manajemen harus diiringi partisipasi aktif dari staff dibawahnya.
Karena saya lihat saat ini isu hemat energi hanya berada di level pembuat kebijakan, masyarakat umum belum mengimplementasikannya, malah adanya salah tafsir dan konsep sehingga bukannya efisiensi yang didapat malah anggaran yang membengkak.
Karena perubahan konsep itu berdampak pada system dan sumber daya manusia.
Maka diperlukan :
Perencanaan yg matang à audit à target penghematan à investasi penghematan dan implementasi à evaluasi
Demikian,..
Filed under: tips n triks




